4 Tipe Cloud Server, Layanan Akses Data Berbasis Internet

4 Tipe Cloud Server, Layanan Akses Data Berbasis Internet

Paket penyimpanan data di data center yang berbasis cloud server semakin beragam. Kini, tersedia 4 tipe cloud server yang ditawarkan kepada konsumen. Anda bisa memahami setiap tipe tersebut dan memilih salah satu yang sesuai sebagai media penyimpanan data yang terhubung dengan internet. Akses data dari layanan cloud juga melalui jaringan internet.

  1. Private Cloud

Era milenial ini memang erat kaitannya dengan jaringan internet yang memudahkan dalam mencari informasi dan memperlancar komunikasi. Bahkan, sekarang ini mampu memfasilitasi penyimpanan data pada layanan cloud pusat data. anda bisa menyimpan data dengan aman dan mengaksesnya kapan pun dan di mana pun.

Sistem kerja layanan yang fleksibel ini sangat menguntungkan. Anda tak perlu terpacu pada jam layanan dan kapasitas penyimpanan. Dengan segenap kelebihan cloud server tersebut, banyak pihak yang berminat menggunakannya.

Salah satu tipe yang diminati adalah private cloud. Tipe pertama ini mempunyai sumber daya cloud khusus untuk satu organisasi atau perusahaan, sehingga tidak bisa dibagi ke user atau pengguna lain. Sistem ini lebih banyak dipakai untuk interaksi intra bisnis karena sumber daya cloud bisa diatur, dimiliki, serta dioperasikan oleh sebuah organisasi saja.

  1. Community Cloud

Setelah mengetahui tipe pertama tersebut, kini saatnya Anda memahami community cloud. Berbeda dengan layanan pertama, tipe layanan cloud yang kedua ini mengacu pada pemakaian sumber daya untuk suatu komunitas atau organisasi. Jadi, sumber daya layanan cloud tipe ini bisa digunakan untuk skala beberapa organisasi.

Layanan tipe ini memudahkan user atay pengguna untuk mendapatkan layanan yang lebih umum. Anda bisa memilih paket ini apabila kapasitasnya memadai karena harus berbagi jaringan dengan organisasi lain secara sistem jaringan broadband.

Akan tetapi, jika Anda memilih jaringan dedicated, maka tidak harus berbagi kekuatan koneksi dengan pihak lain dalam satu layanan cloud. Dengan demikian, Anda harus mempertimbangkan mengenai konektivitasnya juga. Semua ini harus dilakukan demi kelancaran pemakaian dan efektivitas pemakaian anggaran untuk membayar layanan cloud.

  1. Public Cloud

Tipe cloud server selanjutnya adalah public cloud. Pada umumnya, public cloud digunakan untuk interaksi bisnis ataupun di luar bisnis dengan tipe Business to Consumer (B2C). Tipe cloud server ini memakai sumber daya komputasi yang tentu lebih banyak dibandingkan private cloud. Jenis layanan ini sangat efektif untuk jenis interaksi B2C.

Layanan ini juga beragam. anda bisa pilih paket layanan cloud dengan dedicated internet ataupun dengan broadband. Anda bisa mempunyai koneksi optimal jika memilih cloud server yang menggunakan jaringan dedicated internet. Hal ini bisa mengefektifkan waktu serta biaya yang dikeluarkan.

  1. Hybrid Cloud

Tipe layanan cloud yang terakhir adalah hybrid cloud. Apakah itu? Tipe cloud server yang satu ini dapat digunakan untuk kedua jenis interaksi, yaitu Business to Business (B2B) dan Business to Consumer (B2C). Dengan demikian, sumber daya komputasi tipe ini berkaitan satu sama lain dalam satu jaringan, namun masing-masing mempunyai jalur utama sendiri.

Jadi, layanan cloud ini terdiri dari beberapa layanan cloud, yaitu public cloud dan privat cloud atau community cloud. Dengan demikian, sumber dayanya semakin banyak. Usahakan untuk memahami tipe layanan ini dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Ini adalah keputusan terbaik untuk mengefektifkan anggaran biaya penyimpanan dan pengelolaan data.

Penyimpanan data organisasi yang sangat penting bisa dilakukan melalui internet yang mengandalkan komputer server. Akses data sesuai perintah bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun asal terhubung dengan internet sebagai media akses. Kelancaran mengakses data bergantung pada sinyal dan infrastruktur sistem provider cloud.

Leave a Reply